Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 87830141747

Email

prodiiqt@iainmadura.ac.id

Kuliah Tamu Sanad Al-Qur’an dan Tafsir, Upaya Prodi IQT IAIN Madura Cetak Akademisi Otoritatif

  • Diposting Oleh Admin Web IQT
  • Selasa, 21 Oktober 2025
  • Dilihat 3 Kali
Bagikan ke

 

Pamekasan — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) IAIN Madura menyelenggarakan kuliah tamu bertema sanad keilmuan Al-Qur’an dan tafsir di Indonesia yang berlangsung di Aula Perpustakaan IAIN Madura, Senin (21/10) pagi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan atmosfer akademik sekaligus upaya memperkaya wawasan keilmuan mahasiswa dalam memahami transmisi sanad ilmu Al-Qur’an dan tafsir yang berkembang di Nusantara.

Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, menyampaikan bahwa kuliah tamu ini merupakan langkah strategis dalam menghadirkan perspektif keilmuan langsung dari para pakar yang memiliki otoritas di bidang sanad Al-Qur’an dan tafsir.

“Kuliah tamu ini penting untuk memperkenalkan kepada mahasiswa tentang pentingnya sanad dalam keilmuan Al-Qur’an dan tafsir, sehingga mereka tidak hanya memahami teks, tetapi juga mengetahui rantai transmisi keilmuan yang otoritatif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Prodi IQT terus berkomitmen menjadi program studi unggulan yang tidak hanya fokus pada kajian teoritis, tetapi juga penguatan tradisi keilmuan yang berbasis sanad.

Rektor IAIN Madura, Saiful Hadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya kajian Al-Qur’an dan tafsir yang tidak terlepas dari akar tradisi keilmuan Islam.

“Kampus IAIN Madura, yang dikenal sebagai Kampus Tanian Lanjheng, memiliki keterkaitan erat dengan nilai budaya dan keislaman. Melalui kajian sanad Al-Qur’an dan tafsir, kita memperkuat kesinambungan antara tradisi keilmuan klasik dan tantangan modern,” ungkapnya.

Menurutnya, pemahaman terhadap sanad keilmuan menjadi kunci dalam menjaga otentisitas ilmu sekaligus membangun generasi akademisi yang kredibel dan berintegritas.

Kuliah tamu ini menghadirkan dua narasumber terkemuka, yakni Prof. Dr. Said Agil Husin Al Munawar, M.A., Guru Besar Bidang Ushul Fiqh, serta Gus Muhammad Abid, pemerhati sanad Al-Qur’an Nusantara.

Keduanya memaparkan pentingnya sanad dalam menjaga keaslian transmisi ilmu Al-Qur’an dan tafsir, sekaligus menjelaskan kontribusi ulama Nusantara dalam merawat tradisi keilmuan Islam di Indonesia.

Mahasiswa Prodi IQT tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Diskusi interaktif yang berlangsung menunjukkan tingginya minat mahasiswa dalam mendalami sanad keilmuan sebagai fondasi penting dalam studi Al-Qur’an dan tafsir di era kontemporer.

Melalui kegiatan ini, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAIN Madura berharap dapat terus memperkuat tradisi akademik berbasis sanad serta melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki legitimasi keilmuan yang kuat dalam khazanah keislaman.